Shultannews

Berita Terkini

CAMAT CIGOMBONG DIDUGA ENGGAN TEMUI WARGA, INTEGRITAS PELAYANAN PUBLIK DIPERTANYAKAN

Shultannews.com  Bogor, 18 Juni 2026 — Sikap seorang pejabat publik kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa Camat Cigombong menghindari komunikasi langsung dengan warga yang hendak menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin, 15 Juni 2026, sekitar pukul 08.00 WIB di lingkungan Kantor Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Seorang warga yang juga berprofesi sebagai jurnalis mengaku mendatangi kantor kecamatan untuk menyampaikan sejumlah informasi dan keluhan yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut keterangannya, saat melihat Camat Cigombong berada di depan kantor, dirinya berupaya menyapa dan membuka komunikasi. Namun, pejabat tersebut diduga justru menghindari interaksi dan segera masuk ke dalam gedung kantor.

“Saya sempat memanggil dan beliau menoleh, tetapi kemudian langsung bergegas masuk. Sebagai warga, saya merasa kecewa karena pejabat publik seharusnya terbuka terhadap masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi,” ujarnya.

Kejadian tersebut memicu pertanyaan dari sejumlah warga mengenai komitmen aparatur pemerintahan dalam menjalankan prinsip pelayanan publik yang transparan, responsif, dan akuntabel. Sebagai pemimpin wilayah, camat memiliki peran strategis dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Upaya konfirmasi juga telah dilakukan melalui Sekretaris Kecamatan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat penjelasan resmi maupun klarifikasi langsung dari Camat Cigombong terkait peristiwa yang dikeluhkan warga tersebut.

Pengamat kebijakan publik menilai bahwa keterbukaan terhadap masyarakat dan media merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Pejabat publik dituntut mampu menerima kritik, masukan, maupun aspirasi warga sebagai bentuk pengawasan sosial yang konstruktif.

Peristiwa ini menjadi momentum evaluasi bagi seluruh aparatur pemerintahan agar tetap mengedepankan etika pelayanan, profesionalisme, serta komunikasi yang humanis dengan masyarakat.

Sebab, kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui program kerja, tetapi juga melalui sikap dan keteladanan para pejabat dalam menjalankan tugasnya.

Masyarakat berharap pihak Kecamatan Cigombong dapat memberikan penjelasan secara terbuka guna menghindari kesalahpahaman serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

[ Redaksi ]