Shultannews.com DEPOK – Kekecewaan warga terhadap lambannya realisasi pembangunan saluran drainase kembali mencuat. Pasalnya, saluran air di salah satu permukiman warga telah dilakukan pengukuran oleh pihak terkait dengan janji akan segera diperbaiki. Namun hingga akhir Juli 2026, pekerjaan tersebut belum juga direalisasikan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (31/7/2026), kondisi saluran drainase tampak dipenuhi sampah rumah tangga dan mengalami pendangkalan. Selain mengganggu pemandangan, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan genangan air hingga banjir ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Warga mengaku heran karena proses pengukuran sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Mereka berharap langkah tersebut menjadi awal perbaikan, namun kenyataannya hingga kini belum terlihat adanya aktivitas pembangunan.

“Sudah diukur, katanya mau diperbaiki. Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Kami hanya berharap janji itu segera dibuktikan,” ungkap salah seorang warga.
Selain menimbulkan bau tidak sedap akibat tumpukan sampah, saluran yang tidak berfungsi secara optimal juga dikhawatirkan menjadi sarang nyamuk dan memicu munculnya berbagai penyakit di lingkungan permukiman.
Warga meminta pemerintah kelurahan maupun instansi terkait segera memberikan kepastian mengenai jadwal pelaksanaan perbaikan. Mereka berharap hasil pengukuran yang telah dilakukan tidak berhenti sebatas pendataan tanpa tindak lanjut yang nyata.
Masyarakat juga mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air. Namun di sisi lain, mereka berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan drainase agar permasalahan yang telah lama dikeluhkan dapat segera teratasi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai alasan belum direalisasikannya perbaikan saluran drainase yang sebelumnya telah diukur dan direncanakan untuk dibangun. Warga berharap aspirasi mereka segera mendapat perhatian sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan bebas dari ancaman banjir.
[ Redaksi ]


More Stories
Gotong Royong Bersihkan Jalan, Sukatani Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
BUSER86 Buka Layanan Hukum Gratis, Puluhan Advokat Siap Mengabdi untuk Masyarakat
BUSER86 Hadirkan Ratusan Advokat, Pengaduan Masyarakat dan Konsultasi Hukum Gratis Dibuka