Shultannews.com Di tengah kehidupan yang penuh dengan persaingan dan tuntutan materi, banyak orang menghabiskan waktunya untuk mengejar harta dan kekayaan. Namun, sebuah mural inspiratif mengingatkan bahwa ketakutan terbesar dalam hidup seharusnya bukanlah kekurangan materi, melainkan pulang menghadap Sang Pencipta tanpa membawa bekal amal dan pahala.
Pesan yang tertulis, “Kita terlalu takut tidak punya harta, padahal yang lebih pantas ditakuti adalah pulang tanpa bekal pahala,” menjadi pengingat bagi siapa saja untuk menyeimbangkan antara urusan dunia dan akhirat. Harta, jabatan, dan kekuasaan hanyalah titipan yang bersifat sementara, sedangkan amal kebaikan akan menjadi bekal yang abadi.
Di era modern saat ini, tidak sedikit orang yang rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan nilai-nilai moral demi mengejar keuntungan duniawi. Padahal, kebahagiaan sejati tidak hanya diukur dari banyaknya harta yang dimiliki, tetapi juga dari kebermanfaatan hidup bagi sesama dan kedekatan kepada Tuhan.
Melalui pesan moral tersebut, masyarakat diajak untuk lebih memperbanyak ibadah, sedekah, serta berbagai amal kebajikan sebagai investasi terbaik untuk kehidupan setelah dunia. Sebab pada akhirnya, setiap manusia akan kembali kepada-Nya, dan yang akan menemani bukanlah kekayaan, melainkan amal perbuatan yang telah dilakukan selama hidup.
Pesan sederhana namun mendalam ini menjadi refleksi bahwa kehidupan bukan hanya tentang mengumpulkan harta, tetapi juga tentang menyiapkan bekal pahala untuk perjalanan yang kekal.
[ Valen ]


More Stories
BPPKB BANTEN RANTING SUKAMAJU PEDULI ANAK YATIM, GELAR SILATURAHMI DI DEPOK
KELURAHAN CIMPAEUN GENCARKAN JUMSIH, WUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT
KAPMI OPTIMISTIS KAWAL TARGET PERTUMBUHAN EKONOMI 8 PERSEN