Shultannews.com SEMARANG – Ketua Umum Forum Era Adil Warung Paralegal Indonesia (FERADI WPI), Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.MD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., membagikan refleksi spiritual pribadinya pada Rabu (22/7/2026) dini hari. Melalui perenungan yang dilakukannya, Donny menegaskan pentingnya menjaga integritas,
profesionalisme, serta keteguhan dalam menjalankan amanah, khususnya bagi para pemimpin dan praktisi hukum.
Donny mengungkapkan bahwa sekitar pukul 05.00 WIB dirinya terbangun dan meluangkan waktu untuk berdoa serta melakukan perenungan sesuai keyakinan yang dianutnya. Dalam momen tersebut, ia teringat pada Kitab Mazmur 91, khususnya ayat 7 hingga 9, yang menurutnya memberikan kekuatan batin dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan maupun tanggung jawab organisasi.
Menurutnya, setelah membuka Alkitab digital, perhatian tertuju pada firman yang berbunyi:
“Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.”
Donny memaknai rangkaian ayat tersebut sebagai pengingat agar setiap individu tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keimanan, kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan setiap amanah yang dipercayakan.
Ia menjelaskan bahwa pengalaman spiritual tersebut menjadi sumber motivasi pribadi dalam memimpin FERADI WPI. Menurutnya, setiap pemimpin maupun praktisi hukum pasti menghadapi tantangan yang berbeda-beda sehingga diperlukan keteguhan hati, profesionalisme, serta keberanian untuk tetap berdiri pada prinsip-prinsip hukum dan moral.
“Perenungan firman Tuhan ini mengingatkan saya bahwa kekuatan dalam menjalankan amanah tidak semata-mata bersumber dari jabatan, relasi ataupun kemampuan pribadi, tetapi juga dari nilai-nilai keimanan yang menjadi pegangan hidup setiap individu sesuai keyakinannya masing-masing,” ujar Donny.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa FERADI WPI merupakan organisasi profesi yang menjunjung tinggi nilai keberagaman serta menghormati seluruh agama, kepercayaan, dan latar belakang anggotanya. Oleh karena itu, refleksi yang disampaikannya merupakan pengalaman spiritual pribadi dan bukan merupakan sikap resmi organisasi maupun representasi keyakinan seluruh anggota FERADI WPI.
Donny juga mengajak seluruh keluarga besar FERADI WPI agar senantiasa menjaga marwah profesi advokat dengan mengedepankan profesionalisme, menjunjung tinggi supremasi hukum, memegang teguh integritas, serta menghormati keberagaman sebagai kekuatan organisasi dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai universal seperti kejujuran, tanggung jawab, keadilan, kemanusiaan, serta integritas merupakan fondasi bersama yang dapat dijunjung tinggi oleh seluruh anggota organisasi tanpa memandang agama maupun latar belakang yang berbeda.
Di akhir pesannya, Donny berharap refleksi spiritual yang dibagikannya dapat menjadi inspirasi bagi siapa pun untuk tetap teguh menjalankan amanah, menjaga integritas profesi, serta terus berbuat baik sesuai dengan nilai-nilai yang diyakini masing-masing.
[ Redaksi ]


More Stories
“Janji Tinggal Janji! Saluran Air Sudah Diukur, Warga Menunggu Realisasi yang Tak Kunjung Datang”
Gotong Royong Bersihkan Jalan, Sukatani Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
BUSER86 Buka Layanan Hukum Gratis, Puluhan Advokat Siap Mengabdi untuk Masyarakat