Shultannews.com SUKABUMI – Pengelolaan anggaran dana hibah di Kabupaten Sukabumi kembali menjadi perhatian publik.
Berbagai kalangan menilai keterbukaan informasi terkait penyaluran dana hibah masih perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas proses pengelolaan anggaran yang bersumber dari keuangan daerah tersebut.
Masyarakat berharap seluruh tahapan penyaluran dana hibah, mulai dari proses pengajuan, mekanisme verifikasi, penetapan penerima, besaran anggaran, hingga laporan penggunaan dan pertanggungjawaban dana, dapat dipublikasikan secara terbuka sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Keterbukaan informasi dinilai merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dengan akses informasi yang memadai, masyarakat dapat ikut mengawasi penggunaan anggaran sehingga pelaksanaannya tepat sasaran, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dan memberikan manfaat nyata bagi kepentingan publik.
Sejumlah pihak juga mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat sistem keterbukaan informasi publik guna menghindari munculnya berbagai dugaan maupun spekulasi terkait penyaluran dana hibah.
Selain itu, pengawasan dari DPRD, Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi elemen penting dalam memastikan setiap rupiah dana hibah digunakan sesuai peruntukannya.
Dengan meningkatnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah semakin kuat.
Pengelolaan dana hibah yang terbuka juga menjadi langkah preventif dalam meminimalkan potensi penyimpangan serta memastikan seluruh program yang didanai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
[ Redaksi ]


More Stories
BPPKB BANTEN RANTING SUKAMAJU PEDULI ANAK YATIM, GELAR SILATURAHMI DI DEPOK
KELURAHAN CIMPAEUN GENCARKAN JUMSIH, WUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT
KAPMI OPTIMISTIS KAWAL TARGET PERTUMBUHAN EKONOMI 8 PERSEN