Shultannews.com DEPOK — Semangat menjaga kebersihan lingkungan terus digelorakan melalui kegiatan operasi bersih (opsih) bersama yang dilaksanakan di Jalan Kapitan Raya, wilayah RW 04 dan RW 10, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Lurah Sukatani beserta jajaran staf, Ketua FKKS Kecamatan Tapos beserta pengurus, Pokja Sehat Kelurahan Sukatani beserta pengurus, warga RW 04 dan RW 10, serta Linmas.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga kebersihan fasilitas dan lingkungan masyarakat, khususnya di sepanjang Jalan Kapitan Raya yang menjadi salah satu akses aktivitas warga.
Ketua FKKS Kecamatan Tapos, Bang Rojak, turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia bersama pengurus FKKS terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Sementara itu, Sekjen Pokja Sehat Kelurahan Sukatani, Ruslan Abdul Gani, bersama jajaran pengurus juga ikut ambil bagian dalam kegiatan opsih tersebut.
Kegiatan operasi bersih ini dilaksanakan secara serentak setiap hari Jumat, sebagai bentuk pembiasaan gotong royong sekaligus membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, unsur lingkungan dan warga tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.
Kegiatan opsih juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat tidak hanya membersihkan lingkungan secara bersama-sama, tetapi turut menjaga kebersihan setelah kegiatan selesai dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Dengan konsistensi kegiatan setiap Jumat, gerakan kebersihan diharapkan dapat menjadi budaya bersama di tengah masyarakat Kelurahan Sukatani dan Kecamatan Tapos.
[ Valen ]


More Stories
BPPKB BANTEN RANTING SUKAMAJU PEDULI ANAK YATIM, GELAR SILATURAHMI DI DEPOK
KELURAHAN CIMPAEUN GENCARKAN JUMSIH, WUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT
KAPMI OPTIMISTIS KAWAL TARGET PERTUMBUHAN EKONOMI 8 PERSEN