Shultannews.com DEPOK — Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di lingkungan RT 002/RW 04, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, akhirnya ditindak tegas melalui kegiatan penutupan lokasi.

Penutupan TPS liar tersebut melibatkan sejumlah unsur terkait, di antaranya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Forum Kota/Kecamatan Sehat (FKKS) Kecamatan Tapos, Pemerintah Kelurahan Sukatani, serta Pokja Sehat Sukatani.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam menindaklanjuti persoalan sampah sekaligus menjaga kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Abdul Rojak selaku Ketua FKKS Kecamatan Tapos dan Agus Harto Sasongko, S.Kom., selaku Sekretaris Kelurahan (Sekel) Sukatani, bersama unsur Satpol PP, DLHK, FKKS Kecamatan Tapos, serta Pokja Sehat Sukatani.
Penutupan TPS liar ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk mencegah aktivitas pembuangan sampah secara sembarangan yang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan lingkungan, mulai dari pencemaran, bau tidak sedap, hingga gangguan kesehatan masyarakat.
Abdul Rojak, Ketua FKKS Kecamatan Tapos, turut mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, persoalan sampah tidak cukup hanya ditangani pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh warga.
Sementara itu, Agus Harto Sasongko, S.Kom., Sekel Sukatani, bersama jajaran terkait turut memastikan langkah penataan lingkungan dapat berjalan secara tertib dan berkelanjutan.
Pemerintah Kelurahan Sukatani bersama unsur terkait juga mengimbau masyarakat agar tidak kembali menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat pembuangan sampah. Warga diharapkan membuang sampah pada tempat dan mekanisme pengelolaan yang telah ditentukan.
Kolaborasi antara Satpol PP, DLHK, FKKS Kecamatan Tapos, Kelurahan Sukatani, dan Pokja Sehat Sukatani menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.
Penutupan TPS liar tersebut diharapkan bukan hanya menjadi tindakan sesaat, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat pengawasan terhadap titik-titik rawan pembuangan sampah ilegal.
Dengan sinergi pemerintah dan masyarakat, Sukatani diharapkan semakin tertib, bersih, dan bebas dari TPS liar.
[ Valen ]


More Stories
BPPKB BANTEN RANTING SUKAMAJU PEDULI ANAK YATIM, GELAR SILATURAHMI DI DEPOK
KELURAHAN CIMPAEUN GENCARKAN JUMSIH, WUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT
KAPMI OPTIMISTIS KAWAL TARGET PERTUMBUHAN EKONOMI 8 PERSEN