Shultannews.com JAWA BARAT – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya menjaga lingkungan desa agar terbebas dari peredaran obat-obatan terlarang. Pernyataan tersebut terlihat dalam video yang beredar dan memperlihatkan Dedi Mulyadi bersama sejumlah pejabat serta unsur pemerintahan.
Dalam video tersebut disampaikan penekanan bahwa keberadaan penjual obat terlarang di lingkungan desa menjadi persoalan serius yang harus ditangani. Pesan yang muncul dalam video juga menyinggung bantuan kepada desa yang dikaitkan dengan kondisi lingkungan dan upaya pemberantasan peredaran obat terlarang.
Pernyataan itu menjadi perhatian karena pemerintah desa dinilai memiliki posisi strategis dalam melakukan pencegahan sejak dari tingkat lingkungan masyarakat. Kepala desa dan perangkatnya diharapkan tidak membiarkan aktivitas yang berpotensi merusak generasi muda berkembang di wilayahnya.
Upaya pemberantasan peredaran obat terlarang membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, orang tua, pemuda dan masyarakat secara luas memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Pemerintah desa juga diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap berbagai aktivitas yang mencurigakan serta segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum apabila menemukan dugaan peredaran obat terlarang.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat penyalahgunaan obat-obatan terlarang dapat menimbulkan dampak serius terhadap keamanan dan masa depan generasi muda. Karena itu, pencegahan di tingkat desa menjadi bagian penting dari upaya menjaga masyarakat.
Pesan tegas yang disampaikan dalam video tersebut sekaligus menjadi dorongan agar pemerintah desa lebih aktif mengambil langkah nyata dalam menjaga wilayahnya. Desa diharapkan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan keamanan, ketertiban dan perlindungan masyarakat.
Masyarakat pun diminta berperan aktif dengan memberikan informasi kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas peredaran obat terlarang. Penanganan selanjutnya harus dilakukan oleh aparat yang berwenang sesuai dengan ketentuan hukum.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat penegak hukum dan masyarakat, upaya menciptakan desa yang aman dan bebas dari peredaran obat terlarang diharapkan dapat semakin diperkuat.
Catatan: Pemberitaan ini disusun berdasarkan isi visual dan teks yang terlihat dalam video yang diberikan. Terkait penerapan atau mekanisme bantuan desa sebagaimana disampaikan dalam video, diperlukan konfirmasi resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar tidak menimbulkan tafsir yang keliru.
[ Valen ]


More Stories
DUGAAN PELANGGARAN UU ORMAS, GRIB JAYA DISOROT
ABU VULKANIK MENGANCAM, WARGA BOGOR DIMINTA WASPADA
JMPN TEGAS: TAKUT PERS BERARTI TAKUT KEBENARAN